Jakarta, MadasNusantara — Mantan Presiden RI ke-2, Bapak HM. Soeharto akhirnya dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional pada Peringatan Hari Pahlawan 2025.
Ketum Paguyuban Loyalis Bapak HM.Soeharto, KRH.HM.Jusuf Rizal merasa bangga dan mengapresiasi pemerintahan Prabowo Subianto.
“Kami sudah 15 tahun lalu ikut mengusulkan bersama organisasi lain seperti Partai Parsindo (Partai Swara Rakyat Indonesia) namun selalu kandas di Istana Presiden,” tegas Jusuf Rizal, Relawan Prabowo, Ketum Ormas Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara itu.
Pria berdarah Madura-Batak, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu lebih lanjut menyebutkan pemberian penghargaan kepada Pak Harto menimbulkan pro dan kontra.
Namun dari Loyalis Bapak HM.Soeharto menilai kelemahan Pak Harto tidak boleh menghapus jasa-jasa beliau bagi kemajuan masyarakat dan bangsa Indonesia.
Adapun agenda Paguyuban Loyalis Bapak HM.Soeharto akan melaksanakan Syukuran dan sekaligus konsolidasi bersama Partai Parsindo. Kemudian akan mensosialisasikan karya-karya besar Pak Harto agar diketahui generasi muda. Sebab sebagai Presiden Pak Harto luar biasa dimata masyarakat.
“Kami ingin meruluskan sejarah jangan sampai sejarah yang baik dipelesetkan oleh pihak-pihak tertentu guna mendiskreditkan prestasi yang diraih Pak Harto. Ditangan Pak Harto Indonesia punya GBHN dan Repelita,” tegas Jusuf Rizal.

Total ada 10 tokoh yang mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional tepat pada Hari Pahlawan 10 Oktober 2025. Yaitu:
1. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) โ Jawa Timur.
2.Jenderal Besar TNI HM. Soeharto โ Jawa Tengah
3. Marsinah โ Jawa Timur
4. Mochtar Kusumaatmadja โ Jawa Barat
5. Hajjah Rahma El Yunusiyyah โ Sumatera Barat
6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo โ Jawa Tengah
7. Sultan Muhammad Salahuddin โ Nusa Tenggara Barat
8. Syaikhona Muhammad Kholil โ Jawa Timur
9. Tuan Rondahaim Saragih โ Sumatera Utara.
10. Zainal Abisin Syah โ Maluku Utara













